CARI

Memuat...

HOME

Rabu, 18 Maret 2015

GUGATAN GURU KE BKN REGIONAL 5 JAKARTA



SURAT GUGATAN PTUN
Kepada

Yth. Bapak Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara
 Bandar Lampung di JL. P. EMIR M. NOER NO. 27
DURIAN PAYUNG BANDAR LAMPUNG 35116

Perihal: GUGATAN TUN

Dengan Hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama                            :        Drs.H.M.Munzir, M.H.I
Kewarganegaraan         :        Indonesia
Pekerjaan                       :        Guru MAN 1 Lampung Utara
Alamat                           :         Gg.Masjid Musyawaroh No 45 RT/RW 01/01
                                                     Candimas  Kecamatan Abung Selatan LAMPUNG
                                                     UTARA. PROVINSI LAMPUNG.

Yang selanjutnya disebut sebagai Penggugat.
Dengan ini mengajukan gugatan terhadap :
Lembaga Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini diwakili oleh Badan Kepegawaian Negara Regional V yang berkedudukan di Jalan Raya Ciracas No 36 Ciracas Jakarta Timur. Selanjutnya disebut sebagai Tergugat.
Adapun gugatan ini saya ajukan berdasarkan hal-hal sebagai berikut :
Bahwa pada tanggal 04 Desember 2014  Penggugat telah menerima Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai.
Yang  diterbitkan dan ditanda tangani oleh tergugat Sdr.BUDY MINTARTO, SE A.n. Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara, Sebagai Kepala Seksi Pensiun II dan  Sdr. JAMALLUDIN MALIK, SH, M.Si Sebagai Pejabat Kepala Bidang Status Kepegawaian dan Pensiun. Keputusan SK  Pensiun Pegawai (Penggugat) tersebut berdasarkan KEPMENPAN No : 84/1993/dan Keputusan  bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara No.0433/P/1993 dan No 25 Tahun 1993 Tanggal 24 Desember 1993 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan angka Kreditnya.
Dengan ini mengajukan gugatan terhadap: Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara, selanjutnya disebut TERGUGAT.

Obyek gugatan sengketa TUN dalam perkara ini adalah Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai,  yang diterbitkan oleh Tergugat, selanjutnya disebut Obyek Gugatan.
Alasan-alasan Penggugat dalam mengajukan gugatan ini adalah sebagai berikut:

1. Bahwa yang menjadi obyek gugatan dalam perkara ini adalah Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai. Yang   diterbitkan oleh Tergugat .

2. Bahwa Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai.  yang diterbitkan oleh Tergugat saya terima pada hari itu juga yaitu, Kamis , 04 Desember 2014 di Jakarta.
 Oleh sebab itu, gugatan sengketa TUN yang diajukan masih dalam tenggang waktu untuk mengajukan gugatan TUN sesuai ketentuan dalam Pasal 55 Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 jo Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).

3. Bahwa setelah menerima Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai , Penggugat mengajukan keberatan kepada Badan Kepegawaian Negara melalui Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara. Oleh karena itu, Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai. yang diterbitkan oleh Tergugat  yang berdasarkan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Apatur Negara No .84/1993 dan juga Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara No. 0433/P/1993 dan No 25 Tahun 1993 Tanggal 24 Desember 1993 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya itu tidak bisa diberlakukan lagi bagi seorang yang SK awalnya Guru kemudian diangkat ke jabatan lain kemudian kembali lagi ke Guru, karena bertentangan dengan UU Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005

Pasal 30 ayat 4 yang menyatakan bahwa :
1.    Pemberhentian guru karena batas usia pensiun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf  b dilakukan pada usia 60 (enam puluh) tahun.
Pasal 39 menyatakan bahwa :

(1) Pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, organisasi profesi, dan/atau satuan pendidikan wajib memberikan perlindungan terhadap guru dalam pelaksanaan tugas.
(2) Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi perlindungan hukum, perlindungan profesi, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.
(3) Perlindungan hukum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencakup perlindungan hukum terhadap tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi, atau perlakuan tidak adil dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, masyarakat, birokrasi, atau pihak lain.
(4) Perlindungan profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencakup perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, pemberian imbalan yang tidak wajar, pembatasan dalam menyampaikan pandangan, pelecehan terhadap profesi, dan pembatasan/pelarangan lain yang dapat menghambat guru dalam melaksanakan tugas.
(5) Perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencakup perlindungan terhadap risiko gangguan keamanan kerja, kecelakaan kerja, kebakaran pada waktu kerja, bencana alam, kesehatan lingkungan kerja, dan/atau risiko lain.

4. Bahwa dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai, yang diterbitkan oleh Tergugat, menimbulkan akibat hukum terhadap Penggugat dengan menanggung hutang seumur hidup setelah Pensiun Pegawai , yaitu keharusan mengembalikan gaji dan sertifikasi selama 4 (empat) Tahun yaitu kurang lebih Rp 432.000.000.000,00 ( Empat Ratus Tiga Puluh Dua Juta Rupiyah) Rinciannya sebagai berikut Gaji Pokok Penggugat tiap bulan adalah Rp.4.000.000,00 dan ditambah Sertifikasi Rp 4.000.000,00 = 8.000.000,00 X 12 bulan X 4 tahun =  Rp 432.000.000.000,00 hal inilah yang sangat menyakitkan Penggugat, padahal penggugat sebagai Guru segala persyaratannya telah terpenuhi semua yaitu ( diangakat SK Pertama sebagai Guru TMT 1 Maret 1986 dengan basik pengangkatan S 1 Tahun 1984, Akta IV Tahun 2000, S 2 Tahun 2009 dan lulus Sertifikasi Tahun 2009 dan data terlampir).
5. Bahwa Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai, itu juga kontradiksi dengan subtansial UU Guru dan Dosen No 14 Tahun 2005. Dalam Penjelasan UU Guru dan Dosen No 14 Tahun 2005 memberikan pencerahan bahwa “ Penguatan kesetaraan antara Guru dan Dosen yang bertugas pada satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah dengan Guru dan Dosen yang bertugas pada satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.
Dengan peenjelasan ini kesetaraan antara Guru dan Dosen dapat ditarik benang merah bahwa Guru dan Dosen itu ada kesetaraannya yaitu usia pengangkatan  Pegawai Negeri Sipil dari jabatan lain ke jabatan Guru,  Pemohon maksimal 54 tahun. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : SE/DJ.I/Kp.07.6/13/2009 Tanggal , 5 Agustus 2009 Tentang : Ketentuan Mutasi/pindah tugas ke Jabatan Fungsional Dosen di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI).
Oleh karena itu penggugat mohon kepada Dewan Hakim yang terhormat agar dasar hukum ini yang diterapakan untuk dijadikan batas usia pengangkatan kembali Pegawai Negeri Sipil dari jabatan lain ke jabatan Guru an. Penggugat.
Karena itu Kepmenpan No 84/1993 dan Keputusan bersama Kepmendikbud dan Kepala BAKN No 0433/P/1993 tentang petunjuk Pelaksanaan fungsional Guru dan angka Kreditnya perlu direvisi sebab bertentangan dengan UU Guru dan Dosen No 14 Tahun 2005  serta penjelasannya. Karena aturan itu bukan melindungi Guru dari perlakuan diskriminatif, intimidasi, atau perlakuan tidak adil terhadap Guru, tapi justru birokrasi, yang melanggar hak-hak azasi manusia dan hak-hak Guru yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik akan tetapi diharuskan mengembalikan gaji yang sudah menjadi haknya disuruh setor  ke Negara.
6. Bahwa Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai, yang diterbitkan oleh Tergugat, Penggugat merasa diperlakukan tidak adil dan sewenang-wenang karena Tergugat menggunakan wewenang yang  dimilikinya untuk tujuan yang berbeda dari yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan (detournement de pouvoir).
Lampiran Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/14, Tanggal 10 NOVEMBER 2014  SK Pensiun Pegawai yang diterbitkan oleh Tergugat,  Ada kekeliruan pada Lajur 4 berbunyi : JABATAN  : KEPALA SEKSI PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMROH, padahal penggugat sejak tanggal 28 November 2007 berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Lampung telah alih Jabatan dari Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh di pindahkan dan diangkat kembali menjadi Guru MAN Kotabumi Lampung Utara dengan Jabatan Guru Dewasa dengan angka Kredit 212,914 dan diberikan Tunjangan Kependidikan sebesar Rp.227.000,- ( Dua ratus dua puluh ribu Rupiyah ) per bulan. Begitu pula pada Lajur 5 UNIT KERJA : SEKSI PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMROH. Kalau Penggugat di pensiunkan pada unit kerjanya SEKSI PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMROH berarti Penggugat berumur 52 (lima puluh dua tahun) hal ini jelas ada kekeliruan. Hal ini bertentangan dengan   UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 43 TAHUN 1999  TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1974 TENTANG  POKOK-POKOK KEPEGAWAIAN
7.  Bahwa Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai, yang diterbitkan oleh Tergugat, Diktum menimbang  bahwa penggugat dinyatakan cacat karena dinas , kalau mengacu kepada  Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : SE/DJ.I/Kp.07.6/13/2009 Tanggal , 5 Agustus 2009 Tentang : Ketentuan Mutasi/pindah tugas ke Jabatan Fungsional Dosen di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). Ketentuan umum pindah tugas dari jabatan lain ke  jabatan Guru usia pemohon maksimal 54 tahun. Dan juga ada surat penyatan dari Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lampung Utara bahwa penggugat tidak pernah melakukan kriminal apapun dan perbuatan melanggar hukum yang berlaku, hal ini sesuai dengan “ SURAT KETERANGAN TIDAK PERNAH DIJATUHI HUKUMAN DISIPLIN TINGKAT BERAT “  Nomor : Kd.08.3/1/Kp.02.4/1630/2014. Yang dikelurkan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Lampung Utara. Surat Keterangan terlampir.

8.  Bahwa Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai, yang diterbitkan oleh Tergugat yang menjadi obyek gugatan sengketa TUN dalam perkara ini terbukti melanggar UU Guru dan Dosen No 14 Tahun 2005  dan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : SE/DJ.I/Kp.07.6/13/2009 Tanggal , 5 Agustus 2009 Tentang : Ketentuan Mutasi/pindah tugas ke Jabatan Fungsional Dosen di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). 
Sehingga Surat Keputusan tersebut mengandung cacat hukum dan harus dinyatakan batal atau tidak sah demi hukum.
9. Surat Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00151/KEP/FT/13018/2014, Tertanggal 10  November 2014  Prihal Penyampaian SK Pensiun Pegawai, yang diterbitkan oleh Tergugat, dinyatakan dalam diktum menimbang bahwa penggugat dinyatakan “ cacat karena dinas “   Selama penggugat melaksanakan tugas dinas di Departemen Agama RI terhitung 1 Maret 1986 s/d hari ini Februari 2015 penggugat tetap sehat jasmani dan rohani dan TIDAK PERNAH MELAKUKAN TIDAKAN MELANGGAR HUKUM DAN ATURAN YANG BERLAKU. Sebenarnya yang penggugat sampaikan ini tidak Etis, akan karena terpaksa maka apa yang tidak boleh disampaikan dalam keadaan darurat demi membela kebenaran. Daftar Riwayat Hidup Penggugat bisa dilihat via blog yang penggugat miliki dengan alamat : mmunzir.blogspot.com. Yang berisi TUPOKSI sebagai Guru Profesional yang dikehendaki oleh UU Guru dan Dosen No 14 Tahun 2005.
Berdasarkan uraian-uraian yang telah dikemukakan di atas, bersama ini Penggugat mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memberikan putusan dengan amar putusan sebagai berikut:
- Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
- Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00186/D/A/2014, Tanggal 04 Desember 2014  SK Pensiun Pegawai yang diterbitkan oleh Tergugat  tentang Pensiun Pegawai atas nama Penggugat;
-             Memerintahkan  kepada Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara dengan Nomor : 00186/D/A/2014, Tanggal 04 Desember 2014  SK Pensiun Pegawai yang diterbitkan oleh Tergugat atas nama Penggugat;
-             Memerintahkan kepada Tergugat untuk memenuhi hak-hak Penggugat sebagai Pensiun Guru bukan Pensiun Pegawai;       
- Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara; 

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aquo et bono).
Kotabumi, 9 Februari 2015
Hormat Penggugat



Drs.H.M.Munzir, M.H.I



Selasa, 03 Maret 2015

RPP Aqidah Akhlak MAN 1 Lampung Utara



SILABUS  PEMBELAJARAN


NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 2 JAM PELAJARAN [ 1X TM ]

NO

ASPEK SILABUS

DISKRIPSI  ISI SILABUS

A
Standar Kompetensi
Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
B
Kompetensi Dasar
Memahami pengertian dan ruang lingkup kajian Ilmu Kalam
C

Indikator Hasil Belajar

Siswa mampu 
1.      Mampu menjelaskan pengertian ilmu kalam
2.      Mampu menjelaskan ruang lingkup kajian ilmu kalam
3.      Menjelaskan metode pembahasan ilmu kalam
4.      Menjelaskan problematika ilmu kalam
5.      Menjelaskan manfaat mempelajariilmu kalam
D
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan pengertian, ruang lingkup dan sejarah Ilmu Kalam serta berbagai alirannya
E
Materi Pokok
Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Kalam
F
Metode Pembelajaran
CRITICAL INCIDENT ( Pengalaman Penting )
G
Sumber Belajar, Bahan dan Alat
1.      Lembar peraga peta konsep dan sketsa penerapan konsep
2.      Buku Ajar yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
3.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan.
4.      Lembar Kegiatan Siswa “Hikmah” Forum Guru Bina PAI.
H
Penilaian
Kognitif, Afektif dan Psikomotorik

Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi


                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran



Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

Catatan          :           RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN [RPP]       

NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 2 JAM PELAJARAN [ 1 X TM ]
PERTEMUAN KE          : 1 [ satu ]

Standar Kompetensi       :    Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari

Kompetansi Dasar           :    Memahami pengertian dan ruang lingkup kajian Ilmu Kalam

Indikator Hasil Belajar:
Siswa mampu  :
1.     Mampu menjelaskan pengertian ilmu kalam
2.     Mampu menjelaskan ruang lingkup kajian ilmu kalam
3.     Menjelaskan metode pembahasan ilmu kalam
4.     Menjelaskan problematika ilmu kalam
5.     Menjelaskan manfaat mempelajari ilmu kalam
                       
1.      Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan pengertian, ruang lingkup dan sejarah Ilmu Kalam serta berbagai alirannya

2.      Meteri Ajar
Ilmu Kalam ialah yang membahas tentang wujud Allah, tentang sifat-sifat yang wajib tetap bagi-Nya sifat-sifat yang jaiz disifatkan kepada-Nya dan tentang sifat-sifat yang sama sekali wajib ditiadakan dari pada-Nya. Juga membahas tentang Rasul-rasul Allah untuk menetapkan kebenaran risalahnya, apa yang wajib ada pada dirinya, hal-hal yang jaiz dihubungkan (dinisbatkan) pada diri mereka dan hal-hal yang terlarang menghubungkannya kepada diri mereka.

3.      MetodePembelajaran
CRITICAL INCIDENT ( Pengalaman Penting ): Metode ini digunakan untuk mengungkapkan pengalaman murid seara langsung terkait materi pembelajaran. Tujuan dari penggunaan metode ini adalah untuk melibatkan siswa sejak awal dengan melihat pengalaman nyata yang pernah dialami.

4.      Langkah Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal
a.       Mengamati dan mengarahkan sikap siswa agar siap memulai pelajaran
b.      Mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa
c.       Melakukan tes penjajakan [pre-tes] dan mengidentifikasi keadaan siswa
d.      Mengingatkan pelajaran yang telah diterima dan mengaitkan pada pelajaran baru
e.       Penjelasan singkat tentang tujuan dan proses pembelajaran yang akan dijalani siswa

  1. Kegiatan Inti
a.       Sampaikan kepada siswa topik atau materi yang akan dipelajari dalam pertemuan ini.
b.      Beri kesempatan beberapa menit kepada siswa untuk mengingat-ingat pengalaman yang tidak terlupakan berkaitan dengan materi yang akan dipelajari
c.       Tanyakan kepada murid pengalaman apa yang berkesan dan tidak terlupakan.
d.      Beri kesempatan setiap siswa untuk menyampaikan pengalamannya kepada siswa yang lain.
e.       Mintalah beberapa orang siswa untuk menceritakan pengalaman nyata yang dialami temanya.
a.       Jika dirasa sudah menemukan gambaran yangnyata, sampaikan pembelajaran dengan mengkaitkan pengalaman-pengalaman siswa dengan materi yang akan anda sampaikan
  1. Kegiatan Akhir
a.       Memberikan penegasan dan menyimpulkan materi ajar yang sudah dipelajari
b.      Memberikan post tes untuk mengetahui hasil pembelajaran
c.       Memberikan tugas mandiri untuk mendalami materi ajar
5.      Alat/Bahan/Sumber Belajar
a.       Lembar peraga yang berisi peta konsep sesuai materi ajar
b.      Lembar peraga yang berisi sketsa penerapan konsep sesuai materi
c.       Buku Ajar / buku paket yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
d.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan
e.       Lembar Kegiatan Siswa “HIKMAH” Forum Guru Bina PAI.
6.      Penilaian
a.       Kognitif [Tes Lisan / Tulis]
No

ITEM  SOAL

Bobot

Catatan

01
Jelaskan pengertian ilmu kalam
3

02
Uraikan ruang lingkup kajian ilmu kalam
4

03
Terangkan metode pembahasan ilmu kalam
4

04
Diskripsikan dengan contoh problematika ilmu kalam
4

05
Uraikan manfaat mempelajariilmu kalam
5

b.      Afektif [ Pengamatan Minat dan Sikap]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Afektif
Jumlah Skor
Nilai
Catatan
Respon
Disiplin
Kerja Sama
Tuntas Tugas
01








02








03








c.       Psikomotorik [Unjuk Kerja]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Psikomotorik
Jumlah Skor
Nilai
Catatan Guru
Penguasaan
Sistematika
Kecakapan
Mutu Karya
01








02








Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi

                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran


Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

SILABUS  PEMBELAJARAN


NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]

NO

ASPEK SILABUS

DISKRIPSI  ISI SILABUS

A
Standar Kompetensi
Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
B
Kompetensi Dasar
Menguraikan Sejarah Munculnya Ilmu Kalam
C

Indikator Hasil Belajar

Siswa mampu 
1.      Menyebutkan latar belakang munculnya ilmu kalam
2.      Menjelaskan secara garis besar masalah yang menjadi perdebatan dalam doktrin kalam
3.      Menguraikan pengaruh lingkungan sosial politik terhadap perdebatan dalam ilmu kalam
4.      Membandingkan metode ilmu kalam dengan ilmu lain
5.      Menguraikan hikmah mengetahui sejarah ilmu kalam
D
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan pengertian, ruang lingkup dan sejarah Ilmu Kalam serta berbagai alirannya
E
Materi Pokok
Sejarah Ilmu Kalam
F
Metode Pembelajaran
READING GUIDE ( Penuntun Bacaan )
G
Sumber Belajar, Bahan dan Alat
1.      Lembar peraga peta konsep dan sketsa penerapan konsep
2.      Buku Ajar yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
3.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan.
4.      Lembar Kegiatan Siswa “Hikmah” Forum Guru Bina PAI.
H
Penilaian
Kognitif, Afektif dan Psikomotorik

Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi


                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran



Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN [RPP]       
NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]
PERTEMUAN KE          : 2– 3 [ DUA – TIGA]

Standar Kompetensi       :    Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
Kompetansi Dasar           :    Menguraikan sejarah munculnya Ilmu Kalam
Indikator Hasil Belajar   :
Siswa mampu  :
1.      Menyebutkan latar belakang munculnya ilmu kalam
2.      Menjelaskan secara garis besar masalah yang menjadi perdebatan dalam doktrin kalam
3.      Menguraikan pengaruh lingkungan sosial politik terhadap perdebatan dalam ilmu kalam
4.      Membandingkan metode ilmu kalam dengan ilmu lain
5.      Menguraikan hikmah mengetahui sejarah ilmu kalam
                       
1.      Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan pengertian, ruang lingkup dan sejarah Ilmu Kalam serta berbagai alirannya
2.      Meteri Ajar
Sejarah Ilmu Klam:
  • Faktor Internal yang melatar belakangi munculnya ilmu kalam: 1) Sesungguhnya Al-Qur’an itu sendiri menyinggung golongan-golongan dan agama penting, yang tersebar pada masa Nabi Muhammad SAW, 2) Setelah kaum muslimin menaklukkan negeri-negeri baru, dan keadaan mulai stabil akal fikiran mereka mulai memfilsafatkan agama, 3) Masalah-masalah politik, yakni masalah khilafah.
  • Faktor Eksternal yang melatar belakangi munculnya ilmu kalam: 1) kebanyakan orang-orang yang memeluk Islam semula mereka dilahirkan dan dibesarkan dalam ajaran-ajaran agama yang beragam. 2) golongan Islam yang terdahulu, memutuskan perhatiannya untuk dakwah Islam dan menyusun bantahan terhadap  orang-orang yang memusuhi Islam. 3) kebutuhan para mutakallimin terhadap filsafat itu mengalahkan (mengimbangi) musuh-musuhnya, maka mereka terpaksa mempelajari filsafat Yunani mengambil manfaat ilmu logika, terutama dari segi ketuhanannya.
3.      MetodePembelajaran
READING GUIDE ( Penuntun Bacaan ): Dalam beberapa kesempatan, sering terdapat kejadian bahwa materi tidak dapat diselesaikan di dalam kelas dan harus diselesaikan di luar kelas karena banyaknya materi yang harus diselesaikan. Dalam keadaan seperti ini metode ini dapat digunakan secara optimal untuk memandu siswa belajar secara mandiri sesuai dengan panduan yang duiberikan pendidik.
4.      Langkah Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal
a.       Mengamati dan mengarahkan sikap siswa agar siap memulai pelajaran
b.      Mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa
c.       Melakukan tes penjajakan [pre-tes] dan mengidentifikasi keadaan siswa
d.      Mengingatkan pelajaran yang telah diterima dan mengaitkan pada pelajaran baru
e.       Penjelasan singkat tentang tujuan dan proses pembelajaran yang akan dijalani siswa
  1. Kegiatan Inti
a.       Tentukan materi bacaan yang akan dipelajari siswa
b.      Buat pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab siswa atau kisi-kisi dan boleh juga bagan atau skema yang dapat diisi siswa dari bahan bacaan yang telah dipilih tadi
c.       Bagikan bahan bacaan dengan pertanyaan atau kisi-kisinya kepada siswa
d.      Tugas siswa mempelajari bahan bacaan dengan menggunakan pertanyaan atau kisi-kisi yang ada.
e.       Batasi aktifitas siswa dalam mencari jawaban sehingga tidak akan memakan waktu berlebihan
f.       Berikan kesempatan beberapa orang siswa untuk menyampaikan hasil pekerjaanya
g.      Bahas pertanyaan atau kisi-kisi tersebut dengan menanyakan jawabannya kepada siswa
  1. Kegiatan Akhir
a.       Memberikan penegasan dan menyimpulkan materi ajar yang sudah dipelajari
b.      Memberikan post tes untuk mengetahui hasil pembelajaran
c.       Memberikan tugas mandiri untuk mendalami materi ajar
5.      Alat/Bahan/Sumber Belajar
a.       Lembar peraga yang berisi peta konsep sesuai materi ajar
b.      Lembar peraga yang berisi sketsa penerapan konsep sesuai materi
c.       Buku Ajar / buku paket yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
d.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan
e.       Lembar Kegiatan Siswa “HIKMAH” Forum Guru Bina PAI.
6.      Penilaian
a.       Kognitif [Tes Lisan / Tulis]
No

ITEM  SOAL

Bobot

Catatan

01
Sebutkan latar belakang munculnya ilmu kalam
3

02
Jelaskan masalah yang menjadi perdebatan dalam doktrin kalam
4

03
Uraikan pengaruh lingkungan sosial politik dalam ilmu kalam
4

04
Sejauhmana ilmu kalam dipengaruhi oleh pemikiran filsafat Yunani!
4

05
Bagaimana perbedaan ilmu kalam dengan filsafat Islam?
5

b.      Afektif [ Pengamatan Minat dan Sikap]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Afektif
Jumlah Skor
Nilai
Catatan
Respon
Disiplin
Kerja Sama
Tuntas Tugas
01








02








03








c.       Psikomotorik [Unjuk Kerja]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Psikomotorik
Jumlah Skor
Nilai
Catatan Guru
Penguasaan
Sistematika
Kecakapan
Mutu Karya
01








02








Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi

                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran


Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

Catatan. : SILABUS  PEMBELAJARAN

NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]

NO

ASPEK SILABUS

DISKRIPSI  ISI SILABUS

A
Standar Kompetensi
Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
B
Kompetensi Dasar
Memahami Beberapa Aliran Dalam Ilmu Kalam
C

Indikator Hasil Belajar

Siswa mampu 
1.     Menyebutkan secara garis besar nama aliran ilmu kalam
2.     Menjelaskan secara garis besar dasar-dasar pemikiran ilmu kalam
3.     Menunjukkan perbedaan dan persamaan aliran ilmu kalam
4.     Menyebutkan nama tokoh pendiri aliran ilmu kalam
5.     Menjelaskan sumber ajaran pokok doktirn ilmu kalam
D
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan pengertian, ruang lingkup dan sejarah Ilmu Kalam serta berbagai alirannya.
E
Materi Pokok
Aliran dalam Ilmu Kalam
F
Metode Pembelajaran
GROUP RESUME ( Resume Kelompok )
G
Sumber Belajar, Bahan dan Alat
1.      Lembar peraga peta konsep dan sketsa penerapan konsep
2.      Buku Ajar yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
3.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan.
4.      Lembar Kegiatan Siswa “Hikmah” Forum Guru Bina PAI.
H
Penilaian
Kognitif, Afektif dan Psikomotorik
Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi

                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran


Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN [RPP]       

NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]
PERTEMUAN KE          : 4– 5 [ eMPAT – LIMA]

Standar Kompetensi       :    Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
Kompetansi Dasar           :    Memahami beberapa aliran dalam Ilmu Kalam

Indikator Hasil Belajar   :
Siswa mampu  :
1.      Menyebutkan secara garis besar nama aliran ilmu kalam
2.      Menjelaskan secara garis besar dasar-dasar pemikiran ilmu kalam
3.      Menunjukkan perbedaan dan persamaan aliran ilmu kalam
4.      Menyebutkan nama tokoh pendiri aliran ilmu kalam
5.      Menjelaskan sumber ajaran pokok doktirn ilmu kalam
                       
1.      Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan pengertian, ruang lingkup dan sejarah Ilmu Kalam serta berbagai alirannya.

2.      Meteri Ajar
Aliran dalam Ilmu Kalam. Pada masa akhir pemerintahan Khulafa al-Rasyidin muncul aliran kalam yang populer dengan nama Khawarij, kemudian diikuti oleh Murji’ah, Qadariyah dan Jabariyah, Mu’tazilah dan Asy’ariyah atau Ahlus Sunnah wal Jama’ah, kemudian berkembang aliran ilmu kalam
3.      MetodePembelajaran
GROUP RESUME ( Resume Kelompok ):  Biasanya sebuah resume menggambarkan hasil yang telah dicapai oleh individu. Resume ini akan menjadi menarik untuk dilakukan dalam group dengan tujuan membentu siswa menjadi lebih akrab atau melakukan team building ( kerjasama kelompok ) yang anggotanya sudah saling mengenal sebelumnya. Kegiatan ini akan lebih efektif jika resume itu berkaitan dengan materi yang sedang anda ajarkan
4.      Langkah Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal
a.       Mengamati dan mengarahkan sikap siswa agar siap memulai pelajaran
b.      Mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa
c.       Melakukan tes penjajakan [pre-tes] dan mengidentifikasi keadaan siswa
d.      Mengingatkan pelajaran yang telah diterima dan mengaitkan pada pelajaran baru
e.       Penjelasan singkat tentang tujuan dan proses pembelajaran yang akan dijalani siswa
  1. Kegiatan Inti
a.       Bagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil terdiri dari 2 – 3 anggota
b.      Terangkan kepada siswa bahwa kelas mereka itu dipenuhi oleh individu-individu yang penuh bakat dan pengalaman
c.       Sarankan bahwa salah satu cara untuk dapat mengidentifikasi dan menunjukkan kelebihan yang dimiliki di kelas adalah dengan membuat resume kelompok
d.      Minta masig-masing kelompok untuk mempresentasikan resume mereka dan catat keseluruhan potensi yang dimiliki oleh keseluruhan kelompok.
e.       Berikan kesempatan kelompok lain untuk memberikan revieu dan penilaian pada resume yang dipresentasikan didepan kelas
f.       Pendidik memberikan penilaian dan penajaman pemehaman pada resume yang dipresentasikan.
  1. Kegiatan Akhir
a.       Memberikan penegasan dan menyimpulkan materi ajar yang sudah dipelajari
b.      Memberikan post tes untuk mengetahui hasil pembelajaran
c.       Memberikan tugas mandiri untuk mendalami materi ajar
5.      Alat/Bahan/Sumber Belajar
a.       Lembar peraga yang berisi peta konsep sesuai materi ajar
b.      Lembar peraga yang berisi sketsa penerapan konsep sesuai materi
c.       Buku Ajar / buku paket yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
d.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan
e.       Lembar Kegiatan Siswa “HIKMAH” Forum Guru Bina PAI.
6.      Penilaian
a.       Kognitif [Tes Lisan / Tulis]
No

ITEM  SOAL

Bobot

Catatan

01
Sebutkan secara garis besar nama-nama aliran kalam
3

02
Jelaskan secara garis besar dasar-dasar pemikiran ilmu kalam
4

03
Kenapa harus ada banyak aliran? Jelaskan sebabnya!
4

04
Jelaskan pokok pikiran aliran kalam kaum Khawarij !
4

05
Jelaskan pokok pikiran aliran Ahlu Sunnah wal jama’ah!
5


b.      Afektif [ Pengamatan Minat dan Sikap]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Afektif
Jumlah Skor
Nilai
Catatan
Respon
Disiplin
Kerja Sama
Tuntas Tugas
01








02








c.       Psikomotorik [Unjuk Kerja]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Psikomotorik
Jumlah Skor
Nilai
Catatan Guru
Penguasaan
Sistematika
Kecakapan
Mutu Karya
01








02









Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi

                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran


Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

SILABUS  PEMBELAJARAN


NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]

NO

ASPEK SILABUS

DISKRIPSI  ISI SILABUS

A
Standar Kompetensi
Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
B
Kompetensi Dasar
Memahami Dan Menghayati Makna Tasawuf Dalam Islam
C

Indikator Hasil Belajar

Siswa mampu
1.        Menjelaskan pengertian tasawuf secara bahasa dan istilah
2.        Menyebutkan karakteristik yang dimiliki tasawuf
3.        Menunjukkan bukti tasawuf sebagai khazanah ilmu dalam Islam
4.        Menyimpulkan fungsi tasawuf dalam peningkatan akhlak.
5.        Menjelaskan hikmah mempelajari tasawuf dalam kehidupan moden
D
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan makna tasawuf dan hubungannya dengan akhlak serta peranannya dalam kehidupan modern
E
Materi Pokok
Tasawuf dalam Islam
F
Metode Pembelajaran
QUESTIONS STUDENTS HAVE (Pertanyaan Siswa)
G
Sumber Belajar, Bahan dan Alat
1.      Lembar peraga peta konsep dan sketsa penerapan konsep
2.      Buku Ajar yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
3.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan.
4.      Lembar Kegiatan Siswa “Hikmah” Forum Guru Bina PAI.
H
Penilaian
Kognitif, Afektif dan Psikomotorik

Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi


                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran



Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361


Catatan          :           RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN [RPP]       

NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]
PERTEMUAN KE          : 6– 7 [ ENAM – TUJUH]

Standar Kompetensi       :    Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
Kompetansi Dasar           :    Memahami dan menghayati makna tasawuf dalam Islam
Indikator Hasil Belajar   :
  1. Menjelaskan pengertian tasawuf secara bahasa dan istilah
  2. Menyebutkan karakteristik yang duimiliki tasawuf
  3. Menunjukkan bukti tasawuf sebagai khazanah ilmu dalam Islam
  4. Menyimpulkan fungsi tasawuf dalam peningkatan akhlak.
5.      Menjelaskan hikmah mempelajari tasawuf dalam kehidupan moden
           
1.      Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan makna tasawuf dan hubungannya dengan akhlak serta peranannya dalam kehidupan modern
2.      Meteri Ajar
Tasawuf dalam Islam; Dari segi Linguistik tasawuf adalah sikap mental yang selalu memelihara kesucian diri, beribadah, hidup sederhana, rela berkorban untuk kebaikan dan selalu bersikap bijaksana. Sikap jiwa yang demikian itu pada hakikatnya adalah akhlak yang mulia.Tasawuf pada intinya adalah upaya melatih jiwa dengan berbagai kegiatan yang dapat membebaskan dirinya dari pengaruh kehidupan dunia, sehingga tercermin akhlak yang mulia dan dekat dengan Allah SWT. Sumber yang membentuk tasawuf itu ada lima, yaitu unsur Islam, unsur Masehi (Agama Nasrani), Unsur Yunani, Unsur Hindu/Budha dan Unsur Persia. Ajaran Islam mengatur kehidupan yang bersifat lahiriyah atau jasadiah, dan kehidupan yang bersifat batiniah. Pada unsur kehidupan yang bersifat batiniah itulah kemudian lahir tasawuf. adanya unsur luar Islam yang mempengaruhi tasawuf Islam itu merupakan masalah akademik bukan masalah akidah Islamiah
3.      MetodePembelajaran
QUESTIONS STUDENTS HAVE (Pertanyaan Siswa): Metode ini merupakan metode yang tdak menakutkan yang dapat dipakai untuk mengetahui kebutuhan dan harapan siswa. Metode ini lebih persuasif dalam memperoleh partisipasi siswa secara tertulis, untuk menanyakan segala hal yang belum diketahui terkait dengan topik pembelajaran. Melalui metode ini pendidik tahu pasti kebutuhan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
4.      Langkah Pembelajaran
  1. Kegiatan Awal
a.       Mengamati dan mengarahkan sikap siswa agar siap memulai pelajaran
b.      Mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa
c.       Melakukan tes penjajakan [pre-tes] dan mengidentifikasi keadaan siswa
d.      Mengingatkan pelajaran yang telah diterima dan mengaitkan pada pelajaran baru
e.       Penjelasan singkat tentang tujuan dan proses pembelajaran yang akan dijalani siswa
  1. Kegiatan Inti
a.       Bagikan potongan-potongan kertas (ukuran kartu pos) kepada semua siswa diawal pembelajaran
b.      Minta setiap siswa untuk menuliskan satu pertanyaan yang berkaitan dengan pelajaran, atau yang berhubungan dengan kesulitas belajarnya (tidak perlu menuliskan nama)
c.       Setelah semua selesai membuat pertanyaan, minta masing-masing untuk memberikan kepada teman disamping kirinya. Dalam hal ini jika posisi duduk siswa adalah lingkaran, nantinya akan terjadi gerakan perputaran kertas searah jarum jam. Jika posisi duduk berderet, sesuaikan dengan posisi mereka asalkan semua siswa dapat giliran untuk membaca semua pertanyaan dari teman-temanya.
d.      Pada saat menerima kertas dari teman di sampingnya, mereka diminta untuk membaca pertanyaan yang ada. Jika pertanyaan itu juga ingin dia ketahui jawabannya, maka dia harus memberi tanda centang ( Ö ), jika tidak berikan langsung kepada teman di samping kanannya
e.       Ketika kertas pertanyaan tadi kembali kepada pemiliknya, siswa diminta untuk menghitung tanda centang yang ada pada kertasnya. Pada saat ini carilah pertanyaan yang mendapat tanda centang paling banyak.
f.       Selanjutnya pendidik memberikan ulasan secara mendalam pertanyaan yang mendapatkan tanda centang dari yang terbanyak.]
g.       Berikan kesempatan kepada siswa unutuk mendalami apa yang dibahas melalui dialog.
  1. Kegiatan Akhir
a.       Memberikan penegasan dan menyimpulkan materi ajar yang sudah dipelajari
b.      Memberikan post tes untuk mengetahui hasil pembelajaran
c.       Memberikan tugas mandiri untuk mendalami materi ajar
5.      Alat/Bahan/Sumber Belajar
a.       Lembar peraga yang berisi peta konsep sesuai materi ajar
b.      Lembar peraga yang berisi sketsa penerapan konsep sesuai materi
c.       Buku Ajar / buku paket yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
d.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan
e.       Lembar Kegiatan Siswa “HIKMAH” Forum Guru Bina PAI.
6.      Penilaian
a.       Kognitif [Tes Lisan / Tulis]
No

ITEM  SOAL

Bobot

Catatan

01
Jelaskan pengertian tasawuf secara bahasa dan istilah
3

02
Terangkan makna tasawuf sebagai khazanah ilmu Islam
4

03
Uraikan fungsi tasawuf dalam peningkatan akhlak
4

04
Terangkan Maqomat tasawuf menurut Abu Nasr As-Sarraj
4

05
Paparkan manfaat tasawuf dalam kehidupan modern
5

b.      Afektif [ Pengamatan Minat dan Sikap]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Afektif
Jumlah Skor
Nilai
Catatan
Respon
Disiplin
Kerja Sama
Tuntas Tugas
01








c.       Psikomotorik [Unjuk Kerja]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Psikomotorik
Jumlah Skor
Nilai
Catatan Guru
Penguasaan
Sistematika
Kecakapan
Mutu Karya
01









Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi

                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran


Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

tata     

SILABUS  PEMBELAJARAN


NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]

NO

ASPEK SILABUS

DISKRIPSI  ISI SILABUS

A
Standar Kompetensi
Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
B
Kompetensi Dasar
Memahami hubungan Akhlaq dengan Tasawuf
C

Indikator Hasil Belajar

Siswa mampu 
a.       Menjelaskan hubungan akhlak dengan tasawuf
b.      Menguraikan eksistensi tasawuf sebagai bagian dari akhlak
c.       Mendiskripsikan makna esensi tasawufdalam kehidupan mansuia
d.      Menunjukan langkah-langkah mencapai ma’rifatullah
e.       Memaparkan langkah-langkah mencapai mahabbah pada Allah
D
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan makna tasawuf dan hubungannya dengan akhlak serta peranannya dalam kehidupan modern
E
Materi Pokok
Hubungan Akhlaq dengan Tasawuf
F
Metode Pembelajaran
LISTENING TEAMS ( Tim Pendengar )
G
Sumber Belajar, Bahan dan Alat
1.      Lembar peraga peta konsep dan sketsa penerapan konsep
2.      Buku Ajar yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
3.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan.
4.      Lembar Kegiatan Siswa “Hikmah” Forum Guru Bina PAI.
H
Penilaian
Kognitif, Afektif dan Psikomotorik

Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi


                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran



Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN [RPP]       

NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 4 JAM PELAJARAN [ 2 X TM ]
PERTEMUAN KE          : 8 – 9 [ DELAPAN – seMBILAN]

Standar Kompetensi       :    Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari

Kompetansi Dasar           :    Memahami hubungan Akhlaq dengan Tasawuf

Indikator Hasil Belajar   :
1.      Menjelaskan hubungan akhlak dengan tasawuf
2.      Menguraikan eksistensi tasawuf sebagai bagian dari akhlak
3.      Mendiskripsikan makna esensi tasawufdalam kehidupan mansuia
4.      Menunjukan langkah-langkah mencapai ma’rifatullah
5.      Memaparkan langkah-langkah mencapai mahabbah pada Allah
           
1.      Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan makna tasawuf dan hubungannya dengan akhlak serta peranannya dalam kehidupan modern
2.      Meteri Ajar
Hubungan Akhlaq dengan Tasawuf; Para ahli Ilmu Tasawuf pada umumnya membagi tasawuf kepada tiga bagian. Pertama tasawuf falsafi, kedua tasawuf akhlaki dan ketiga tasawuf amali. Ketiga macam tasawuf ini tujuannya sama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah dengan cara membersihkan diri dari perbuatan yang tercela dan menghias diri dengan perbuatan yang terpuji. Sebagaimana diketahui bahwa dalam tasawuf masalah ibadah amat menonjol, karena bertasawuf itu pada hakikatnya melakukan serangkaian ibadah seperti shalat, puasa, haji, zikir, dan lain sebagainya, yang semuanya itu dilakukan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Mahabbah adalah suatu keadaan jiwa yang menyintai Tuhan sepenuh hati, sehingga yang sifat-sifat yang dicintai (Tuhan) masuk ke dalam diri yang dicintai. Tujuannya adalah untuk memperoleh kesenangan batiniah yang sulit dilukiskan dengan kata-kata, tetapi hanya dapat dirasakan oleh jiwa.
3.      MetodePembelajaran
LISTENING TEAMS ( Tim Pendengar ): Metode ini membantu siswa untuk tetap konsentrasi dan terfokus dalam pembelajaran yang menggunakan metode ceramah. Metode ini bertujuan membentuk kelompok-kelompok yang mempunyai tugas atau tanggung jawab tertentu berkaitan dengan materi pembelajaran yang diterima siswa.
4.      Langkah Pembelajaran
  1. Kegiatan Awal
a.       Mengamati dan mengarahkan sikap siswa agar siap memulai pelajaran
b.      Mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa
c.       Melakukan tes penjajakan [pre-tes] dan mengidentifikasi keadaan siswa
d.      Mengingatkan pelajaran yang telah diterima dan mengaitkan pada pelajaran baru
e.       Penjelasan singkat tentang tujuan dan proses pembelajaran yang akan dijalani siswa
  1. Kegiatan Inti
1.      Bagi siswa menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok mendapat salah satu dari tugas-tugas beriku ini:
a.    Penanya        : Bertugas membuat pertanyaan minimal dua berkaitan dengan materi  pelajaran yang baru disampaikan
b.    Pendukung    : Bertugas mencari ide-ide yang disetujui atau dipandang berguna dan pelajaran yang baru saja disampaikan dengan memberi alasan [argumen]
c.    Penentang     : Bertugas mencari ide-ide yang tidak disetujui atau dipandang tidak berguna dari pelajaran yang baru saja disampaikan dengan memberi alasan[kenapa]
d.    Pemberian contoh: Bertugas memberi contoh spesifik atau penerapan dari materi yang disampaikan pendidik.
2.      Sampaikan pelajaran dengan metode ceramah, Setelah selesai, beri kesempatan kepada masing-masing kelompok untuk menyelesaikan tugas masing-masing
3.      Minta masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil dari tugas yang diselesaikan.
4.      Berikan ulasan dan penilaian secukupnya terhadap apa yang sudah diperankan siswa
  1. Kegiatan Akhir
a.       Memberikan penegasan dan menyimpulkan materi ajar yang sudah dipelajari
b.      Memberikan post tes untuk mengetahui hasil pembelajaran
c.       Memberikan tugas mandiri untuk mendalami materi ajar
5.      Alat/Bahan/Sumber Belajar
a.       Lembar peraga yang berisi peta konsep sesuai materi ajar
b.      Lembar peraga yang berisi sketsa penerapan konsep sesuai materi
c.       Buku Ajar / buku paket yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
d.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan
e.       Lembar Kegiatan Siswa “HIKMAH” Forum Guru Bina PAI.
6.      Penilaian
a.       Kognitif [Tes Lisan / Tulis]
No

ITEM  SOAL

Bobot

Catatan

01
Jelaskan hubungan akhlak dengan tasawuf
3

02
Uraikan eksistensi tasawuf sebagai bagian dari akhlak
4

03
Jelaskan makna esensi tasawufdalam kehidupan mansuia
4

04
Sebutkan langkah-langkah mencapai ma’rifatullah
4

05
Uraikan langkah-langkah mencapai mahabbah pada Allah
5

b.      Afektif [ Pengamatan Minat dan Sikap]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Afektif
Jumlah Skor
Nilai
Catatan
Respon
Disiplin
Kerja Sama
Tuntas Tugas
01








c.       Psikomotorik [Unjuk Kerja]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Psikomotorik
Jumlah Skor
Nilai
Catatan Guru
Penguasaan
Sistematika
Kecakapan
Mutu Karya
01









Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi

                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran


Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

SILABUS  PEMBELAJARAN


NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 6 JAM PELAJARAN [ 3 X TM ]

NO

ASPEK SILABUS

DISKRIPSI  ISI SILABUS

A
Standar Kompetensi
Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari
B
Kompetensi Dasar
Memahami peranan tasawuf dalam kehidupan  modern
C

Indikator Hasil Belajar

1.      Menjelaskan problem spiritual manusia dalam alam modern
2.      Menganalisis minat masyarakat modern terhadap tasawuf
3.      Mengkaji relevansi dan fungsi tasawuf dalam dunia modern
4.      Mengaplikasikan ajaran tasawuf dalam kehidupan modern
5.      Mengidentifikasikan perilaku tasawuf dalam kehidupan modern
D
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan makna tasawuf dan hubungannya dengan akhlak serta peranannya dalam kehidupan modern
E
Materi Pokok
Peran tasawuf dalam kehidupan modern.
F
Metode Pembelajaran
GUIDED NOTE TAKING ( Catatan yang Terbimbing )
G
Sumber Belajar, Bahan dan Alat
1.      Lembar peraga peta konsep dan sketsa penerapan konsep
2.      Buku Ajar yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
3.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan.
4.      Lembar Kegiatan Siswa “Hikmah” Forum Guru Bina PAI.
H
Penilaian
Kognitif, Afektif dan Psikomotorik

Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi


                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran



Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN [RPP]       

NAMA MADRASAH     : MAN KOTABUMI
MATA PELAJARAN    : AKIDAH AKHLAK
KELAS / SEMESTER    : XI [Sebelas] / II [Genap]
ALOKASI WAKTU        : 6 JAM PELAJARAN [ 3 X TM ]
PERTEMUAN KE          : 10 – 12 [ SEPULUH - dua belas]

Standar Kompetensi       :    Memahami hakikat Ilmu Kalam serta mampu menganalisis secara ilmiah dari aspek teologi, dan tasawuf serta dapat mengimplementasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari

Kompetansi Dasar           :    Memahami peranan tasawuf dalam kehidupan  modern

Indikator Hasil Belajar   :
Siswa mampu  :
1.      Menjelaskan problem spiritual manusia dalam alam modern
2.      Menganalisis minat masyarakat modern terhadap tasawuf
3.      Mengkaji relevansi dan fungsi tasawuf dalam dunia modern
4.      Mengaplikasikan ajaran tasawuf dalam kehidupan modern
5.      Mengidentifikasikan perilaku tasawuf dalam kehidupan modern 
  
1.      Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan makna tasawuf dan hubungannya dengan akhlak serta peranannya dalam kehidupan modern

2.      Meteri Ajar
Peran tasawuf dalam kehidupan modern. Tujuan dimasyarakatkanya tasawuf dalam kehidupan modern adalah. Pertama, tasawuf turut serta terlibat dalam berbagai peran untuk menyelamatkan kemanusiaan dari kondisi  kebingungan  akibat hilangnya nilai-nilai spiritual. Kedua, memperkenalkan pemahaman tentang aspek esoteris (kebatinan) Islam, baik terhadap masyarakat Islam yang mulai melupakannya maupun non Islam, Ketiga, untuk memberikan penegasan kembali bahwa sesungguhnya aspek esoteris Islam, yakni sufisme, adalah jantung ajaran Islam, sehingga bila wilayah ini kering dan tidak berdenyut, maka keringlah aspek-aspek lain ajaran Islam. Beberapa kemungkinan corak agama yang akan menjadi mentalite masyarakat dimasa mendatang. Pertama, ialah kecenderungan bahwa Islam akan semakin kuat menjadi established religion, Kedua, ialah kecenderungan bahwa Islam akan menjadi ethical religion. Ketiga, ialah kecenderungan Islam menjadi spiritual religionDalam dunia modern tasawuf bisa menjadi penyeimbang atau filter untuk mendorong perbuatan kearah kebaikan.

3.      MetodePembelajaran
GUIDED NOTE TAKING ( Catatan yang Terbimbing ); Dalam metode ini, sebagai pendidik perlu menyiapkan suatu bagan atau skema atau yang lain yang dapat membantu siswa dalam membuat catatan-catatan ketika anda menyampaikan pelajaran. Ada banyak bentuk atau pola yang dapat dikerjakan untuk metode ini, salah satunya dan yang paling sederhana adalah mengisi titik-titik.

4.      Langkah Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal
a.       Mengamati dan mengarahkan sikap siswa agar siap memulai pelajaran
b.      Mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa
c.       Melakukan tes penjajakan [pre-tes] dan mengidentifikasi keadaan siswa
d.      Mengingatkan pelajaran yang telah diterima dan mengaitkan pada pelajaran baru
e.       Penjelasan singkat tentang tujuan dan proses pembelajaran yang akan dijalani siswa

  1. Kegiatan Inti
a.       Berikan pada siswa panduan yang berisi ringkasan poin-poin utama dari pelajaran yang akan di sampaikan dengan cara ceramah
b.      Kosongkan sebagian dari poin-poin yang di anggap penting sehingga akan terdapat ruang-ruang kosong dalam panduan tersebut
c.       Bagikan bahan ajar ( handout ) yang telah disiapkan kepada setiap siswa.
d.      Jelaskan bahwa anda sengaja menghilangkan beberapa poin penting dalam handout agar siswa tetap berkonsentrasi mendengarkan pembelajaran yang akan disampaikan.
e.       Berikan kesempatan beberapa siswa untuk menyampaikan hasil pekerjaanya
f.       Berikan ulasan secukupnya terhadap beberapa pointer yangdianggap penting

  1. Kegiatan Akhir
a.       Memberikan penegasan dan menyimpulkan materi ajar yang sudah dipelajari
b.      Memberikan post tes untuk mengetahui hasil pembelajaran
c.       Memberikan tugas mandiri untuk mendalami materi ajar

5.      Alat/Bahan/Sumber Belajar
a.       Lembar peraga yang berisi peta konsep sesuai materi ajar
b.      Lembar peraga yang berisi sketsa penerapan konsep sesuai materi
c.       Buku Ajar / buku paket yang diterbitkan Kanwil Depag Jawa Timur
d.      Buku referensi sesuai dengan mata perlajaran yang diajarkan
e.       Lembar Kegiatan Siswa “HIKMAH” Forum Guru Bina PAI.

6.      Penilaian
a.       Kognitif [Tes Lisan / Tulis]
No

ITEM  SOAL

Bobot

Catatan

01
Jelaskan problem spiritual manusia modern
3

02
Tuliskan bukti minat masyarakat modern terhadap tasawuf
4

03
Jelaskan relevansi dan fungsi tasawuf dalam dunia modern
4

04
Bagaimana aplikasi tasawuf dalam kehidupan modern
4

05
Simpulkan hikmah bertasawuf dalam kehidupan modern
5


b.      Afektif [ Pengamatan Minat dan Sikap]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Afektif
Jumlah Skor
Nilai
Catatan
Respon
Disiplin
Kerja Sama
Tuntas Tugas
01








02








03









c.       Psikomotorik [Unjuk Kerja]
No
Nama Siswa
Aspek Penilaian Psikomotorik
Jumlah Skor
Nilai
Catatan Guru
Penguasaan
Sistematika
Kecakapan
Mutu Karya
01








02








03








Kotabumi, 28 Februari 2008

Mengetahui
Kepala MAN Kotabumi


                                                                                 Dra. HJ. RUMAIMAH RH                                                                                                         NIP. 150097041                 
Penyusun
Guru Mata Pelajaran



Drs.H.M.Munzir
NIP 150227361



Catatan          :